Penyewaan alat-alat Geofisika

Selain menyediakan pelayanan eksplorasi geofisika(pengukuran, pengolahan data dan pelaporan), seisxplore Geosurvey juga menyediakan penyewaan alat-alat survey geofisika dan pemetaan geodesi. perlatan yang digunakan sudah melalui uji kalibrasi dan pengecekan berkala dan memenuhi standar. Berikut alat-alat yang bisa disewakan:

  1. Supersting R8 elektroda 28 dan 56 dengan spasi per elektroda antara 1m,5m,10m,35m
  2. Ares I dan Ares II dengan elektroda 48 dengan spasi elektroda antara 5m,10m,15m,20m,30m.
  3. Naniura single channel berbagai channel dengan spasi beragam(by request).
  4. Magnetometer Geometric G-856 dari Geometric
  5. Magnetometer GSM-19T dari GEM System
  6. Magnetometer PMG-1 dan 2
  7. GPS RTK Trimble R8 dan R10
  8. Total Station merk apapun dengan model apapun
  9. Downhole Seismic PASI
  10. Seismic Refraksi dan Refleksi 24 dan 48 channel frekuensi 10-28Hz dari Geometric
  11. Ground Penetrating Radar dari Mala Geoscience (GPR/Georadar) frekuensi 25MHz(RTA), 200Mhz, 400MHz, 800Mhz.
  12. Ground Penetrating Radar dari IDS Italia frekuensi 40MHz, 200MHz, 400MHz, 600MHz
  13. Ground Penetrating Radar GSSI frekuensi 40MHz, 80MHz, 250MHz, 400MHz, 800MHz.

 

 

Kontak:

Tlp: 082114266358

Email: roni12404027@gmail.com

Iklan

Citra IFSAR

 Jual IFSAR

Kami jual data IFSAR produk dari Intermap. Teknologi pemetaan dengan Airborne Inter-ferometric Synthetic Aperture Radar (IFSAR) intinya adalah pengolahan data mentah radar yang diambil dari sistem IFSAR sehingga menghasilkan Peta 3D. Informasi  tematik satu lembar peta dapat diturunkan dari Citra Synthetic Aperture Radar (SAR). Informasi tinggi dalam mode single-pass interferometri diperoleh dari beda fasa antara dua citra SARyang koheren dari pengambilan data secara bersamaan dua antena yang terpisah disebut baseline arah tegak lurus jalur.

Produk IFSAR:

  • DSM (Diital Surface Model)
  • DTM (Digital Terrain Model)
  • ORI (Orthorectified Radar Image)
  • CORI (Color Orthorectified Radar Image)

 Jual IFSAR

Permintaan terhadap data pemetaan digital IFSAR berkualitas tinggi dan murah semakin meningkat. Kemajuan spektakule r dalam pengembangan sensor dan teknologi geo-referense, kema juan pesat kemampuan komputasi digital, memungkinkan secara bersamaan fungsi dan feksibilitas dalam pemetaan geospasial. Teknologi IFSAR dapat menyediakan data pemetaan digital 3D yang berkualitas tinggi dan murah, memungkinkan berbagai solusi geospasial yang inovatif.

Keunggulan IFSAR

  • Dapat dikatakan tanpa hambatan cuaca
  • Mampu menembus awan
  • Waktu penyelesaian pekerjaan yang cepat
  • Pengurangan biaya pengambilan data secara signifikan

Sebagai perbandingan, kita perhatikan perbedaan IFSAR dengan LIDAR

 Jual IFSAR

Spesifikasi IFSAR hanya berlaku untuk data Type II.
Catatan: Semua perbandingan di tabel berdasarkan rata-rata industri dan akan berubah sesuai kondisi atmosfer, jalur terbang dan lingkup proyek.
* Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration Coastal Services Center, beberapa proyek LIDAR bernilai $772/km2.

Manfaat: Data Elevasi presisi dengan harga lebih murah

Proses pengambilan data IFSAR memang dikembangkan tidak untuk memenuhi semua kebutuhan pemetaan. Meskipun semua tergantung kepada lingkup dan kebutuhan masing-masing proyek, telah terbukti IFSAR sebagai alternatif dari LIDAR. Sebagai tambahan, kemampuan IFSAR sebagai pelengkap LIDAR dengan menghasilkan data elevasi dan geometri presisi serta murah, dari sisi organisasi merupakan penghematan waktu dan biaya. Intermap secara proaktif memenuhi permintaan global yang terus meningkat atas data elevasi, citra digital dan model  geometri berkualitas tinggi dan murah. Tim ahli teknologi Airborne IFSAR Intermap yang berpengalaman terus mengembangkanindustri geospasial sehingga mencapai tingkat akurasi dan harga yang tak tertandingi. Produk NEXTMap® dari kumpulan arsip data ditambah data proyek pemetaan memungkinkan berbagai solusi geospasialdalam aplikasi bisnis, pemerintah, militer dan bermacam aplikasi konsumen di seluruh dunia.

Citra Satelit Landsat

Satelit Landsat-8 telah berhasil diluncurkan NASA pada tanggal 11 Februari 2013 lalu bertempat di Vandenberg Air Force Base, California. Periode checkout sekitar 100 hari setelah peluncuran memungkinkan pesawat ruang angkasa untuk melakukan manuver orbit, sistem inisialisasi dan kalibrasi kegiatan, dan pindah ke grid WRS-2, 438 mil di atas Bumi, ketika checkout selesai USGS mengambil kendali. Data Landsat-8 akan tersedia untuk di-download tanpa biaya dari Glovis, Earth Explorer atau Viewer Landsat Look.

 Jual Citra Satelit Landsat
           Satelit Landsat 8
Landsat 8 akan mengorbit setiap 99 menit dan gambar seluruh bumi setiap 16 hari, mengumpulkan pada akuisisi jadwal yang sama Landsat 5 sebelumnya digunakan. Misi ini dikenal sebagai Landsat Data Continuity Mission (LDCM). Misi ini akan dijalankan selama kurang lebih 40 tahun perekaman dengan menggunakan seri citra Landsat. Karakteristik dari citra Landsat 8 ini adala menggunakan sensor Operational Land Manager (OLI)dengan selang band yang lebih pendek dan tambahan dua band tambahan (9 Band). Citra Landsat-8 disinyalir memiliki akurasi geodetik dan geometrik yang lebih baik.
Data yang dikumpulkan untuk Misi LDCM oleh instrumen Land Imager Operasional akan memajukan kemampuan pengukuran di masa depan, dengan band “Ultra-Blue” (Band 1) yang akan digunakan untuk studi pesisir dan aerosol, serta Band 9 yang akan berguna untuk mendeteksi awan cirrus serta dua band thermal memberikan suhu permukaan lebih akurat (TIRS 1 dan 2).
 Jual Citra Satelit Landsat
Gambar pertama yang berhasil ditangkap Satelit Landsat-8
Gambar di atas merupakan gampar pertama yang berhasil ditangkap Satelit Landsat-8. Gambar ini diolah dengan menggunakan pengaturan pra-peluncuran yang harus diperiksa dan disesuaikan. Saat ini LDCM berada di orbit untuk memastikan bahwa data akurat saat mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan dan dipancarkan diterima oleh instrumen. Misi operasi ini juga perlu memastikan keakuratan setiap pixel rekaman permukaan bumi.
Operasi LDCM ini dijadwalkan akan dimulai pada akhir Mei 2013 ketika instrumen telah dikalibrasi dan pesawat ruang angkasa telah sepenuhnya diperiksa. Pada saat itu, NASA akan menyerahkan kendali satelit ke USGS, yang akan mengoperasikan satelit sepanjang hidupnya. Satelit itu akan berganti nama menjadi Landsat 8, dan data dari OLI dan TIRS akan diproses dan ditambahkan ke Arsip data Landsat di Earth Resources Observation and Science Center di Dakota, di mana ia akan didistribusikan secara gratis melalui Internet.

Orbit

  • Worldwide Reference System-2 (WRS-2) path/row system
  • Sun-synchronous orbit at an altitude of 705 km (438 mi)
  • 233 orbit cycle; covers the entire globe every 16 days (except for the highest polar latitudes)
  • Inclined 98.2° (slightly retrograde)
  • Circles the Earth every 98.9 minutes
  • Equatorial crossing time: 10:00 a.m. +/- 15 minutes
Sensors
Operational Land Imager (OLI)
  • Nine spectral bands, including a pan band:
    • Band 1 Visible (0.43 – 0.45 µm) 30 m
    • Band 2 Visible (0.450 – 0.51 µm) 30 m
    • Band 3 Visible (0.53 – 0.59 µm) 30 m
    • Band 4 Near-Infrared (0.64 – 0.67 µm) 30 m
    • Band 5 Near-Infrared (0.85 – 0.88 µm) 30 m
    • Band 6 SWIR 1(1.57 – 1.65 µm) 30 m
    • Band 7 SWIR 2 (2.11 – 2.29 µm) 30 m
    • Band 8 Panchromatic (PAN) (0.50 – 0.68 µm) 15 m
    • Band 9 Cirrus (1.36 – 1.38 µm) 30 m
Thermal Infrared Sensor (TIRS)
  • Two spectral bands:
    • Band 10 TIRS 1 (10.6 – 11.19 µm) 100 m
    • Band 11 TIRS 2 (11.5 – 12.51 µm) 100 m

Citra Satelit RapidEye

Kami jual citra Satelit RapidEye resolusi 5 meter. RapidEye berhasil diluncurkan dari roket DNEPR-1 pada tanggal 29 Agustus 2008 di Kosmodrom Baykonur Kazakhstan. RapidEye dibangun oleh MacDonald Ltd (MDA) yang menawarkan pengguna gambar sumber data yang berupa kombinasi dengan cakupan yang luas, resolusi tinggi dan kemampuan multispectral yang tinggi. Hasil pencitraan RapidEye dapat diterapkan dalam bidang industri, pertanian, kehutanan, asuransi, eksplorasi, kekuasaan dan komunikasi, pemerintah, kartografi, visualisasi dan simulasi.RapidEye terdiri dari lima satelit yang terpisah yang memiliki kemampuan memberikan informasi geospasial serta memperoleh data gambar dengan resolusi tinggi. Sistem RapidEye mengumpulkan data liputan 4 juta kilometer persegi per hari dengan resolusi 6,5 meter. Masing-masing satelit RapidEye memiliki ukuran kurang dari satu meter kubik dan beratnya 150 kg, yang telah dirancang untuk beroperasi selama 7 tahun. Kelima satelit tersebut juga dilengkapi dengan sensor identik dan terletak di bidang orbit yang sama. Satelit RapidEye’s memiliki pita (band) tepi merah yang sensitif terhadap perubahan dalam klorofil.

Spesifikasi Citra RapidEye
Orbit Altitude 630 km in Sun-synchronous orbit
Equator Crossing Time 11:00 am local time (approximately)
Sensor Type Multi-spectral push broom imager
Spectral Bands 440 – 510 nm (Blue)
520 – 590 nm (Green)
630 – 685 nm (Red)
690 – 730 nm (Red Edge)
760 – 850 nm (Near-infrared)
Ground sampling distance 6.5 m
Pixel size 5 m
Swath Width 77 km
On board data storage 1500 km of image data per orbit
Revisit time Daily (off-nadir) / 5.5 days (at nadir)
Image capture capacity 4 million sq km/day
Dynamic Range 12 bit

 Jual Citra Satelit RapidEye

Citra Satelit SPOT

Kami jual citra satelit SPOT produk dari Astrium, dengan resolusi mulai dari 1.5 meter sampai 20 meter. SPOT merupakan sistem satelit observasi bumi yang mencitra secara optis dengan resolusi tinggi dan diopersikan di luar angkasa. Sistem satelit SPOT terdiri dari  serangkaian satelit dan stasiun pengontrol denga cangkupan kepentingan yaitu, kontrol dan pemograman satelit, produksi citra, dan distribusinya.

SPOT yang merupakan singkatan dari Satellite Pour l’Observtion de la Terre dijalankan oleh Spot Image yang terletak di Prancis. Sistem ini dibentuk olen CNES (Biro Luar Ankgasa milik Prancis) pada tahun 1978.

Tujuan dibentuk SPOT adalah ;

  1. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pengelolaan kebumian melalui eksplorasi sumber daya bumi.
  2. Mendeteksi dan meramalkan fenomena-fenomena klimatologi dan oseanografi
  3. Mengawasi aktivitas manusia dan fenomena alam.
 Jual Citra Satelit SPOT

Orbit SPOT

Orbit SPOT adalah orbit polar, circular, sun syncrhonous dan berfase. Sudut inklinasi dari bidang orbitalnya dikombinasikan dengan rotasi bumi di seputaran poros kutub sehingga satelitnya dapat berpindah ke tiap titik di permukaan bumi dalam 26 hari.

Orbitnya memiliki ketingggian 832 km di atas permukaan air laut dengan inklinasi 98,7o dan bervelosi sejumah 14   kali per hari.

Jenis Satelit SPOT

SPOT 1 diluncurkan pada 22 Februari 1986 dengan dilenkapi sistem pencitraan 10 pankromatik dan kemampuan resolusi gambar multispektral pada tingkat 20 meter. Ditinggalkan Satelit jenis ini mulai ditingglakan pada 31 Desember 1990 karena diluncurkannya satelit SPOT jenis baru .

SPOT 2 diluncurkan pada 22 Januari 1990 dan masih tetap digunakan

SPOT 3 diluncurkan pada 26 September 1993. Berhenti difungsikan pada 14 November 1997.

SPOT 4 diluncurkan pada 24 Maret 1998. Memiliki kemajuan yang cukup besar dari satelit sebelumnya , SPOT – 1 ,2,dan 3. Perubahan yang utama adalah modifikasi dari HRV (High Resolution Visible) menjadi High Resolution Visible and Infrared Instrument (HRVIR). Sehingga memiliki kemampuan tambahan dalam mendeteksi gelombang tengah inframerah (1.58 – 1.75 microm) untuk keperluan survei geologi, survei vegetasi dan survei tutupan salju.

SPOT 5 diluncurkan pada 4 Mei 2002 dengan kemampuan resolusi tinggi yang berkisar pada level 2,5 meter , 5 meter, dan 10 meter.

SPOT – 5

Sistem satelit obserbasi SPOT – 5 berhasilkan diluncurkan oleh Ariane 4 dari Guaina Spaace Centre di Kouro pada tengah malam 3-4 Mei 2002  dengan tujuan untuk memastikan kelanjutan pelayanan terhadap kebutuhan informasi pencitraan dan untuk meningkatkan kualitas data dan citra melalui tindakan antisipatif terhadap kebutuhan pasar.

 Jual Citra Satelit SPOT

SPOT -5

Dibandingkan dengan satelit obeservasi sebelumnya, SPOT – 5 memberikan perubahan kemajuan yang besar yang memberikan solusi citra dengan biaya yang efektif. Resolusi pada sistem satelit obeservasi ini meningkat hingga 5 meter dan 2,5 meter dan sudut pandang yang lebar  (wide imagin swath), dimana mencakup 60 x 60 km atau 60 x 120 km dalam insturmen mode kembar. SPOT -5 memberikan perpaduan yang ideal antara resolusi yang tinggi dan juga jarak pandang yang luas.

SPOT – 5 dilengkapi dengan 2 buah instrumen geometrikal yang berosolusi tinggi, High Resolution Geometric (HRG) yang menawarkan citra beresolusi tinggi pada 2 mode, yaitu resolusi  hingga kisaran 2,5 – 5 meter pada mode panchromatic, dan resolusi hingga kisaran 10 meter pada multispectral mode.

SPOT – 5 juga memiliki instrumen pencitraan HRS (High Resolution Stereoscopic), yaitu kemampuan untuk menangkap citra stereopair secara serentak untuk keperluan citra relief peta. Instrumen ini dioperasikan dalam mode panchromatic, sehingga beresolusi tinggi dengan 2 kamera yang ditempatkan pada bagian depan dan belakang satelit. Kemampuan instrumen HRS ini sangat menguntungkan karena dapat mencitra area yang luas hanya dalam satu pencitraan. Pasangan stereo yang didapat dapat digunakan dalam berbagai aplikasi 3D terrain modeling dan Computer Environments seperti Flight Simulator Databases, Pipeline Corridors, dan Mobile Phone Network Planning.

Citra satelit SPOT – 5 baik digunakan baik dalam keperluan pembuatan peta berksala sedang (1:25 000 dan 1: 10 000) , perencanaan desa dan kota, eksplorasi minyak dan gas, dan manajemen bencana alam.

Karakteristik

SPOT – 5 tetap menggunakan beberapa karakteristik yang digunakan oleh pendahulunya, yaitu :

  1. Memiliki orbit circular , polar, sun synchronous, dan berfase.
  2. Instrumen medan pandang (FOV) dengan lebar petak 60 x 2 km sepanjang lintasan satelit.
  3. Memiliki kemampuan pandang lateral (bercabang) dan oblique (miring), dengan sudut ± 27oterhadap bidang vertikal.

SPOT – 5 Satellite Sensor

Launch Date May 3, 2002
Launch Vehicle Ariane 4
Launch Location Guiana Space Centre, Kourou, French Guyana
Orbital Altitude 822 kilometers
Orbital Inclination 98.7°, sun-synchronous
Speed 7.4 Km/second (26,640 Km/hour)
Equator Crossing Time 10:30 AM (descending node)
Orbit Time 101.4 minutes
Revisit Time 2-3 days, depending on latitude
Swath Width 60 Km x 60 Km to 80 Km at nadir
Metric Accuracy < 50m horizontal position accuracy (CE90%)
Digitization 8 bits
Resolution Pan: 2.5m from 2 x 5m scenesPan: 5m (nadir)MS: 10m (nadir)SWI: 20m (nadir)
Image Bands Pan: 480-710 nmGreen: 500-590 nmRed: 610-680 nmNear IR: 780-890 nmShortwave IR: 1,580-1,750 nm

Pencitraan SPOT-5 mempunyai 3 band + 1 band infra red

Band Panjang Gelombang Resolusi Spektral
B1 0,50 – 0,59 µm 10m x 10m
B2 0,61 – 0,68 µm 10m x 10m
B3 0,79 – 0,89 µm 10m x 10m
SW IR 1,58 – 1,75 µm 20m x 20m

Penggunaan SPOT – 5 di Indonesia

Di Indonesia penggunaan citra satelit beresolusi tinggi seperti yang dimilki SPOT – 5 dipakai dalam kepentingan kegiatan survei toponim pulau-pulau. Selain itu citra  tersebut baik dalam pembuatan profil pulau-pulau di Indonesia. Saat ini para ahli Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP), Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), tengah mengkaji penerapan data Shuttle Radar Topograhpy Mission (SRTM) yang diusung oleh pesawat ulang alik (spaceshuttle) Endeavour pada tahun 2000.

Citra satelit SPOT – 5 pun diterpakan dalam pembuatan citra 3 dimensi untuk survei toponim dan profil pulau-pulau di Indonesia. Dari ketinggian 826 km SPOT – 5 merekam profil tiga dimensi dengan menggunakan instrumen High Resolution Stereoschopic (HRS) yang diopersikan dalam mode pancromatic sehingga resolusi dapat mencapai 2.5 meter. Pasangan foto yang didapat membentuk suatu relief peta bersifat 3 dimensi. Setiap benda berukuran 2, 5 x 2,5 m di permukaan bumi dapat dipantau dari satelit SPOT – 5.

Contoh citra satelit SPOT – 5

 Jual Citra Satelit SPOT

Gambar 2. Citra Satelit SPOT – 5 Kota Makassar. Ketelitian resolusi hingga 10 meter. Mode Color
Courtesy : Spot Image 2005.

 Jual Citra Satelit SPOT

Gambar 3. Citra Satelit SPOT – 5 kota san Francisco, mode panchromatic  , ketelitian resolusi hingga 5 meter.
courtesy : Spot Image 2002.

 Jual Citra Satelit SPOT

Gambar 4. Citra Satelit SPOT – 5 Bandara Internasional Tripoli, Libya. Ketelitian resolusi hingga 10 meter.
courtesy : Spot Image 2005.

 Jual Citra Satelit SPOT

Gambar 5. Citra Satelit SPOT – 5 Barmer, India. Ketelitian resolusi hingga 10 meter. Mode natural color.

.

SPOT-6

Satelit SPOT-6 yang dikembangkan oleh Astrium telah berhasil diluncurkan pada 9 September 2012 oleh sebuah peluncur PSLV dari Satish Dhawan Space Center di India dan SPOT-7 rencananya akan diluncurkan pada tahun 2014.

Satelit SPOT-6 bergabung dengan Pleiades-1A dan Pleiades-1B.

SPOT-6 memiliki resolusi 1.5 meter Pankromatik dan 8 meter multispektral (Blue, Green, Red, Near-IR) dan akan menawarkan produk-produk untuk bidang pertahanan, pertanian, kehutanan ,pemantauan lingkungan, pengawasan pesisir, rekayasa, minyak dan gas, dan industri pertambangan.

SPOT-6 dan SPOT-7 akan menjamin pelayanan satelit SPOT-4 dan SPOT-5, yang telah beroperasi sejak tahun 1998 dan 2002. Selain itu, misi peluncuran SPOT-6 dan SPOT-7 bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas dibandingkan SPOT sebelumnya, terutama dalam hal perekaman tasking dan kapasitas pengambilan data. SPOT-6 dan SPOT-7 akan bekerja selama 10 tahun.

KARAKTERISTIK SENSOR SPOT-6

 Jual Citra Satelit SPOT

Contoh citra satelit SPOT-6

 Jual Citra Satelit SPOT

1,5 meter SPOT-6 (Area Bora-Bora, French Polynesia, 12 Agustus 2012)

 Jual Citra Satelit SPOT

1,5 meter SPOT-6 (Area New York State, 4 November 2012)

Citra Satelit ALOS

Kami jual citra satelit ALOS produk Jaxa, Jepang dengan resolusi spasial untuk Panchromatic Prism 2,5 m dan multispectral AVNIR 10 m. ALOS (Advanced Land Observation Satellite) diluncurkan pada Januari  dari Pusat Antariksa Tanegashima Jepang. ALOS memiliki 3 sensor yaitu: PRISM untuk pemetaan DEM, AVNIR-2 untuk observasi tutupan lahan, dan PALSAR sistem radar.

ALOS adalah salah satu satelit observasi terbesar yang berfungsi untuk inventarisasi resolusi tinggi tutupan lahan.

Spesifikasi Citra ALOS
Resolution 2.5m panchromatic 10m multispectral
Launch Vehicle H-IIA Rocket
Launch Site Tanegashima Space Center
Satellite Weight Approximately 4,000kg (at Lift-off)
Power Approximately 7,000W (End of Life)
Designed Life 3 to 5 years
Orbit Sun Synchronous Sub-Recurrent Orbit Recurrent Period: 46 days Sub cycle: 2 days Altitude: Approximately 692km (above the equator) Inclination: Approximately 98.2 degrees
AVNIR-2
Band Wavelength Region (µm) Resolution (m)
1 0.42-0.50 (blue) 10
2 0.52-0.60 (green) 10
3 0.61-0.69 (red) 10
4 0.76-0.89 (near-IR) 10
PALSAR
Band Frequency (GHz) Resolution (m)
SAR-L 1.3 10 and 100
PRISM
Band Wavelength Region (µm) Resolution (m)
PAN 0.52-0.77 2.5

Citra Satelit Pleiades

Pleiades Natural Jual Citra Satelit Pleiades

Pleiades red Jual Citra Satelit Pleiades

Kami jual citra satelit Pleiades dengan resolusi 0.5 meter produk dari Astrium Prancis. Citra satelit Pléiades-1, adalah citra satelit resolusi tinggi terbaru yang diluncurkan pada tanggal 16 Desember 2011 dari Sinnamary, Guiana Prancis. Pléiades-1,adalah satelit pertama dari dua satelit resolusi tinggi yang diluncurkan oleh perusahaan Astrium yang membawahi proyek satelit SPOT. Satelit kedua yaitu Pléiades-2, diluncurkan pada akhir 2012. Pléiades-1, memiliki kemampuan perekaman maksimum 1 juta kilometer persegi dan memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan satelit-satelit resolusi tinggi lainnya.

Usaha monopoli pasar citra satelit resolusi tinggi oleh pihak DigitalGlobe setelahmerger ini, akan mendapat tantangan dari perusahaan dari benua Eropa Astrium (anak perusahaan dari EADS – European Aeronautic Defence and Space Company N. V.) dengan satelit Pleiades-nya. Pleiades merupakan satelit penghasil citra resolusi tinggi dengan resolusi spasial 50 cm (untuk citra pankromatik) serta 2 meter (untuk citra multispektral), dan mencakup 4 band (band merah, hijau, biru, dan inframerah dekat). Saat ini satelit Pleiades sudah memasuki generasi keduanya, dimana satelit Pleiades 1B telah diluncurkan pada tanggal 2 Desember 2012 yang lalu, menyusul satelit Pleiades 1A yang diluncurkan setahun sebelumnya (tepatnya tanggal 17 Desember 2012). Kami, Terra Image hadir sebagai reseller di Indonesia, menjual data citra satelit Pleiades.

Spesifikasi Citra Pleiades
Imaging Mode Panchromatic Multispectral
Spatial Resolution 0.5 meter 2.0 meters
Spectral Range 480-830 nm 430-550 nm (blue)
490-610 nm (green)
510-580 nm (green)
600-720 nm (red)
750–950 nm(near IR)
Swath Width 20 km at nadir
Dynamic Range 12-bits per pixel
Orbital Altitude 694 km
Stereo Pléiades-1 is the first high resolution satellite to commercially offer Tristereo capability