Penentuan Lapisan dengan Metode GPR IDS 40MHz

Kontak Kami:

Email: roni12404027@gmail.com

Phone: 082114266358

Zonasi Struktur Pada data Geolistrik untuk Eksplorasi batuan Andesit

Pemodelan data geolistrik sangat di perlukan untuk melihat struktur, body dan perlapisan bawah permukaan serta melihat dimensi objeknya dengan melihat volume dan sebaran batuanya.

Kontak Kami:

Phone: +62-82114266358

Email: roni12404027@gmail.com

Menyewakan dan Spesifikasi Alat GPR IDS 600MHz

IDS-GPR ANTENNA 600 MHz Vertical Survey (TR600V)

Product Details

RADAR CONTROL UNIT

IDS menyediakan peralatan yang terkonfigurasi terhadap permintaan dari pengguna. Jenis radar RIS-K2 Radar Control Unit (DAD – 1CH, DAD – 2CH/MCH or DAD – 4CH/MCH) merupakan suatu terobosan baru dari produk yang ditawarkan dengan perkembangan teknologi radar yang semakin maju. Control Unit ini dapat disambungkan ke antenna IDS berbagai model untuk melihat situasi dangkal hingga dalam di bawah permukaan tanah dengan dilengkapi reolusi tinggi hingga rendah. Pengumpulan data dapat ditunjukkan secara cepat menggunakan software tertentu untuk lebih mencakup peforma yang maksimum. Karakter sistem utamanya adalah mudah dalam penggunaan, dapat di-upgradecompatible dengan GPS, ukuran kompak, ringan, dan remote assistance.

System

Compatible with all IDS TR Single Antenna

Pulse Repetition Frequency        : 400 KHz

Scan Rate                                            : Up to 850 Scans/Sec

Range                                                   : Up to 9999 nsec.

Number of samples per scan      : 128-8192

Sample size                                        : 16 bit

Resolution                                          : better than 5psec

Stacking                                              : up to 32768 scans, automatic or user selectable

Ports                                                     : ANTENNA 1, WHEEL, LAN, BATTERY

Maximum number of connectable antennas : 1

Maximum number channel         : 1 channel

Data collection                                  : Survey wheel driven or continuous motion profiling

CE compliant

DAD Mechanical and Operational

Dimension          : 17 cm x 22 cm x 5.5 cm

Weight                 : 1.2 Kg

Power Supply    : 12V ± 10%

Water and dust proof (IP 65)

Maximum power consumption (data collection) : 8 W

RADAR ANTENNA

Antenna

Type                      : Shielded Dipole

Frequency          : 600 MHz

Supplied with anchor plate for Antenna drag kit

Relative Humidity     

<90% (non condensing)

Rain Proof (IP 65 in request)

Dimension

20 cm x 26 xm x 20 xm

Weight                 : 3 Kg

RADAR ACCESSORIES

Survey Wheel Kit (WHE50)

Wheel with 17 cm of diameter

Mechanical support for antenna side

Connection cable

Dimension          : 11 cm x 6 cm x 3 cm

Weight                 : 0.9 Kg

Relative humidity : <90% (non-condesing)

Rain Proof IP 65

HIP Chain Encoder (HCE)

For unshielded antennas

Metric walktax distance measurer m/dm

Feet walktax distance measurer feet/inch

Real cotton thread reels, 10-pack

Dimension          : 15 cm x 8 cm x 9 cm

Weight                 : 0.5 Kg

Relative humidity : <90% (non-condensing)

Shipping Box (SHI-BOX)

It contains No.1 DAD, No.1 Antenna, various accessories

Dimensions        : 80 cm x 50 cm x 30 cm

Weight                 : 80 cm x 50 cm x 30 cm

IP 65

Back Pack Kit for Acquisition (BP)

Kit for DAD control unit

Dimension          : 60 cm x 35 cm x 30 cm

Weight                 : 0.35 Kg

Metallic support for laptop

Safety belt

Sewa Alat Geolistrik merk IRIS 48Channel

Kontak Kami:

Phone: 082114266358

Email: roni12404027@gmail.com

PEMODELAN APPARENT SUSCEPTIBILITY DATA MAGNET VS INVERSI DATA MAGNET

Pemodelan diatas menggabungkan 2 analisis yang berbeda dengan pendekatan yang hampir sama, pertama pemodelan apparent susceptibility dari analisis model 2D dan lainya pemodelan susceptibility hasil inversi 3D.

Pemodelan diatas untuk mengidentifikasi sebaran mineral gosan dan endapan emas skunder. Pada gambar model susceptibility tinggi merupakan lokasi dimana tambang-tambang rakyat di tambang dan dieksploitasi.

Kontak Kami:

CP: Roni

Phone: 082114266358

Email: roni12404027@gmail.com

Integrasi Data Geologi&Geofisika dalam Pemodelan Geofisika dengan Oasis Montaj

DH.PNG

DH2.PNG

Dalam eksplorasi tidak lepas dari adanya kegiatan pengeboran dan pengembangan area karena tanpa pengeboran dan penambangan kegiatan eksplorasi tidak mempunya tingkat kepercayaan yang tinggi, karena dalam eksplorasi geofisika ada ambiguitas dalam pemodelan dan interpretasi data lapangan. Kombinasi dalam beberapa bidang ilmu seperti geofisika, geodesi dan geologi + pertambangan akan memudahkan mengidentifikasi objek target secara tepat dan membantu dalam hal pengembangan area prospek.

Dalam Oasis Montaj tersedia menu khusus Drillhole dan data-data pertambangan yang bisa dikombinasikan dengan data-data geofisika seperti data magnet, gravity, seismik, resistivity-IP(Geolistrik) dan juga metode lain yang mempunya korelasi dan kegiatanya diarea yang sama.

 

Kontak Kami:

CP: Roni

Email: roni12404027@gmail.com

Phone: 082114266358

Metode GPR/Georadar untuk Bendungan di Daerah Jawa Tengah

Metode GPR merupakan metode dengan memanfaatkan sumber gelombang elektromagnetik yang di transmisikan dari trasmitter(antena) ke receiver. Jarak antara transmitter dan receiver berkorelasi dengan kedalaman, semakin jauh jarak antar antena maka semakin dalam, sebaliknya semakin pendek jarak antena maka semakin dangkal.

IMG_20180629_150602IMG_20180629_151700IMG_20180629_152507

Metode GPR membantu menginvestigasi adanya rembesan atau terduganya retakan dalam tubuh bendungan. Untuk kebutuhan pendeteksian yang di atas 10m maka digunakan tipe GPR dengan frekuensi 30MHz dengan estimasi kedalaman sampai 40-60m.

Kedalaman yang dicapai GPR hanya bergantung pada jarak antar trasmitter dan receiver tidak bergantung pada spasi lintasan atau tembakan. Kedalaman yang dicapai akan seluruhnya terlihat tidak seperti Geolistrik yang tergantung pada spasi elektroda dan panjang bentanganya. Pemakaian Geolistrik dimaksudkan untuk mendeteksi adanya fluida dalam tubuh bendungan atau zona lemah yang mempunya banyak pori atau lapuk sehingga dalam GPR mendetailkan adanya rongga-rongga atau zona lemah tersebut apakah memang berongga atau hanya zona lemah yang berupa sedimen lapuk.

Kontak Kami:

CP: Roni

Phone: 082114266358

Email: roni12404027@gmail.com