Pemodelan Biji Besi dari Data Geolistrik

Pemodelan sumber daya yang dilakukan berdasarkan data geofisika seperti resistivity-IP,GPR,Gravity,Magnet,Seismik dan metode lainya akan bergantung pada validasi pengukuran dan pemahaman seorang geophysic dalam menganalisa data dan dikombinasikanya dengan model geologi. Informasi lapangan tentang geologi sangat penting karena tidak semua standar pengukuran diterapkan secara utuh.

IP1.jpg

Pemodelan Biji Besi 2-D data IP

3d-1

Pemodelan 3-D Biji besi dari data IP

Iklan

Metode Geofisika/Georadar untuk Eksplorasi Batubara

 

coal4-1-2

Identifikasi batubara dengan menggunakan metode GPR sudah lama (2008) kami lakukan, baik dari karakter, struktur dan lainya sangat banyak membantu untuk tahap eksplorasi terutama ketika ada pengembangan, pengecekan kemenerusan outcrop dan lainya.

Survey GPR sendiri sangat cepat dan mudah sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk tahap eksplorasi dan juga biaya yang lebih murah dibandingkan dengan bor yang rapat.

Identifikasi batubara sendiri bisa didekati dengan pendekatan analisis spectrum, korelasi data logging dan kemenerusan secara geologi. Interpretasi gabungan ini akan memvalidasi data yang sudah ada sehingga keyakinan akan bertambah.

Pola yang terlihat pada data bahwa lapisan itu batubara adalah kemenerusan yang jelas, sehingga membedakan antara sedimen di sekitarnya.

Identifikasi Batubara dengan Metode GPR di Kalimantan

coal1-1

Identifikasi batubara dengan menggunakan metode GPR sudah lama (2008) kami lakukan, baik dari karakter, struktur dan lainya sangat banyak membantu untuk tahap eksplorasi terutama ketika ada pengembangan, pecengecekan kemenerusan outcrop dan lainya.

Survey GPR sendiri sangat cepat dan mudah sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk tahap eksplorasi dan juga biaya yang lebih murah dibandingkan dengan bor yang rapat.

Identifikasi batubara sendiri bisa didekati dengan pendekatan analisis spectrum, korelasi data logging dan kemenerusan secara geologi. Interpretasi gabungan ini akan memvalidasi data yang sudah ada sehingga keyakinan akan bertambah.

Survey Seismik untuk Investigasi Ketebalan Batubara dengan source Airgun

DSC01427

Survey Seismik menggunakan Source Airgun

airgun

hasil Stack dari survey seismik menggunakan source Airgun

survey seismik terbilang mahal tetapi hasil yang didapatkan relatif lebih meyakinkan dibandingkan dengan metode yang lainya terutama untuk sebaran secara vertikal dan identifikasi lapisan tipis.

MASW ( Multichannel Analysis of Surface Wave)

sumber: masw.com

Source: MASW ( Multichannel Analysis of Surface Wave)

Real time Interpretasi Data menggunakan UltraGPR

l15 l18

Hasil Interpretasi Data UltraGPR

Pengolahan data UltraGPR bisa langsung dilakukan setelah selesai melakukan pengukuran karena integrasi antara komponen dan perangkat software yang sudah bagus sehingga dalam waktu singkat bisa diketahui kedalaman, ketebalan dan lainya.

Konversi time to depth sendiri dilakukan langsung dengan menghitung angle dari hyperbole data yang sudah d ukur sehingga kecepatan dari tiap lapisan bisa langsung diketahui tanpa harus melakukan kalibrasi dan korekasi terhadap lapisan sampel.