PEMODELAN APPARENT SUSCEPTIBILITY DATA MAGNET VS INVERSI DATA MAGNET

Pemodelan diatas menggabungkan 2 analisis yang berbeda dengan pendekatan yang hampir sama, pertama pemodelan apparent susceptibility dari analisis model 2D dan lainya pemodelan susceptibility hasil inversi 3D.

Pemodelan diatas untuk mengidentifikasi sebaran mineral gosan dan endapan emas skunder. Pada gambar model susceptibility tinggi merupakan lokasi dimana tambang-tambang rakyat di tambang dan dieksploitasi.

082114266358

roni12404027@gmail.com

Iklan

Integrasi Data Geologi&Geofisika dalam Pemodelan Geofisika dengan Oasis Montaj

DH.PNG

DH2.PNG

Dalam eksplorasi tidak lepas dari adanya kegiatan pengeboran dan pengembangan area karena tanpa pengeboran dan penambangan kegiatan eksplorasi tidak mempunya tingkat kepercayaan yang tinggi, karena dalam eksplorasi geofisika ada ambiguitas dalam pemodelan dan interpretasi data lapangan. Kombinasi dalam beberapa bidang ilmu seperti geofisika, geodesi dan geologi + pertambangan akan memudahkan mengidentifikasi objek target secara tepat dan membantu dalam hal pengembangan area prospek.

Dalam Oasis Montaj tersedia menu khusus Drillhole dan data-data pertambangan yang bisa dikombinasikan dengan data-data geofisika seperti data magnet, gravity, seismik, resistivity-IP(Geolistrik) dan juga metode lain yang mempunya korelasi dan kegiatanya diarea yang sama.

roni12404027@gmail.com

082114266358

Penentuan Nilai Batuan Andesit dari data Resistivitas

penentuan nilai resistivitas sangat erat kaitanya dengan pemakaian jenis alatnya. pengukuran didaerah dengan potensi galian C seperti batuan andesit, pasir, gamping dan sejenisnya umunya menggunakan alat yang relatif murah dan biasanya menggunakan alat semi manual atau multichannel yang buatan lokal. kstabilan alat sangat mempengaruhi nilai dan hasil resistivitas dilapangan. secara umum nilai yang didapat dari pengukuran dengan dimensi batuan andesit yang besar tidak terlalu signifikan jika menggunakan alat yang mahal sekalipun tetapi perbedaan akan terlihat di gradasi nilai dan pola-pola yang dihasilkan dari nilai resistivitas tersebut. Jika menggunakan alat seperti supersting atau Iris sekalipun maka yang terlihat adalah sisipan dan zona lemah dari setiap rekahan dan batas antar batuan akan terlihat lebih jelas dan datanya akan stabil.

line 6-1.jpg

section.PNG

 

Tlp: 082114266358

Email: roni12404027@gmail.com